DOA ORANG KUBANGAN
Gubahan Taufiq Ismail
kami pun sejadi-jadi mandi, serasa untuk terakhir kali
setiap kerak lumpur gugur penyesalan macam cengkeram dengan sembilu seribu
ada kultus dinyanyikan ada kultus berbayang-bayang ada pula tiada mana kentara beda lumpur selutut atau luluk bepercikan telah ke tangan dan muka
dan bejana ini kami tating bersama ada hangat air dari mata dan telapak kaki bergerak ke hulu terasa sejuk penuh di atas lantai pualam pemandian dengan air pancuran hening bening bercucuran.
1998